SOPPENG.PROKONTRANEWS.COM-Sejumlah Calon Jamaah Haji (CJH) kabupaten Soppeng menjerit terkait mahalnya pengadaan baju kaos seragam yang harus dibeli dengan harga 120 ribu rupiah
Dalam kondisi saat ini kami merasa berat harga baju sebanyak itu karena sejumlah kebutuhan lain memerlukan biaya tidak bisa tidak harus dipenuhi..Hal ini diungkapkan salah satu CJH ,31/3/2026
Lanjut kata dia,bukan saja baju, masih banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi memerlukan biaya seperti manasik 2,5 juta,biaya Paspor 650 ribu dan biaya Chek Up serta biaya tak terduga.
"harga baju tersebut cukup mencekik dan terlalu banyak keuntungannya"Tandasnya
Kepala kementerian agama kabupaten Soppeng H.Musriadi dikonfirmasi terkait pengadaan baju kaos mengatakan bahwa, masalah pengadaan baju kaos seragam CJH kami tidak terlalu campuri ,yayasan yang kelola semuanya,"Ucapnya ,30/3/2026
Senada diungkapkan penanggung jawab yayasan Al Ifadah
H.Udin mengatakan,pihak nya juga tdk mengetahui siapa yang adakan baju kaos tersebut".Bukan Kami"ungkapnya
Sementara devisi Monitoring dan pengawasan LSM Simak HRN menegaskan,dalam kondisi saat ini CJH butuh efisiensi pendanaan disisi lain ada oknum tertentu memanfaatkan kesempatan melakukan bisnis yang cukup mencekik.
"Harganya cukup mencekik dan terlalu banyak keuntungan dari 900 CJH"Tegasnya
Sekadar diketahui 900 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Soppeng dijadwalkan berangkat pada tahun 2026 dengan empat kloter keberangkatan.Keberangkatan Jamaah Haji Soppeng mendapat dukungan dari Pemkab Soppeng untuk pelayanan maksimal.
#AAN#
0 Komentar